Tata Tertib Diskusi

Agar Diskusi Publik (selanjutnya disebut ‘diskusi’) berjalan tertib dan lancar, maka perlu diatur dan disepakati:

 

KETENTUAN UMUM:

1. Diskusi diselenggarakan di Cafe BARISTA, dimulai pada pukul 19.30 WIB dan diakhiri paling lambat pukul 23.30 WIB (sesuai dengan jam buka kafe).

2. Jumlah peserta diskusi ditentukan sesuai dengan kapasitas tempat duduk, yaitu sebanyak maksimum 40 (empat puluh) orang.

3. Peserta diskusi adalah peserta yang terdaftar, baik melalui pendaftaran offline maupun online. Cara mendaftarkan diri menjadi peserta diskusi, silakan ikuti link ini sekaligus untuk mendapatkan pengesahan panitia. Peserta terdaftar, berhak untuk berinteraksi dalam diskusi. Apabila tidak mematuhi ketentuan nomor 3 ini, tidak diperkenankan menjadi peserta diskusi, namun hanya sebatas peninjau/ penonton, selama tempat masih bisa menampung dan sesuai dengan ketentuan kafe.

4. Pengunjung kafe yang ingin mengikuti diskusi (tanpa melakukan pendaftaran) tetap diperbolehkan, hanya saja TIDAK memiliki hak berinteraksi dalam diskusi (sebatas menjadi “peninjau” / “penonton”).

5. Peserta yang datang atas rekomendasi peserta lain dan atau panelis, tetap wajib melakukan pendaftaran peserta, baik offline maupun online, untuk bisa dimasukkan dalam daftar (list) peserta.

6. Panitia melakukan pengecekan atas peserta yang terdaftar, untuk memastikan kapasitas atau ketercukupan tempat duduk bagi peserta yang mendaftar.

7. Apabila peserta yang mendaftar melebihi kapasitas tempat duduk (melebihi jumlah 40 orang), maka dilakukan pengaturan di lokasi, dengan memperhatikan ketertiban dan kenyamanan suasana bersama pengunjung kafe. Apabila tidak memungkinkan untuk menerima peserta karena daya tampung arena diskusi telah maksimum, maka peserta tersebut tidak dapat memasuki arena diskusi tetapi hanya boleh menjadi pengunjung kafe dengan mengikuti ketentuan dari kafe. Kepada peserta ini diberikan kesempatan untuk dapat mengikuti diskusi pada putaran berikutnya.

8. Peserta diskusi wajib memperhatikan dan menggunakan etika forum dalam melakukan interaksi diskusi. Pemandu diskusi memiliki hak dan kewenangan untuk mengatur forum diskusi termasuk mengambil tindakan yang diperlukan untuk mengatur dan menertibkan forum.

9. Awak media massa diberikan keleluasaan untuk menempati tempat duduk di arena diskusi sesuai dengan kenyamanan dalam kepentingan peliputan.

10. Diskusi publik diselenggarakan secara panel, kecuali apabila terdapat pemerasaran tunggal. Untuk diskusi terbatas, dilaksanakan dengan metode FGD (focussed group discussion).

 

KETENTUAN SELAMA DISKUSI

1.Diskusi dimulai pada pukul 19.30 WIB.

2. Peserta yang mendapat kesempatan menanggapi atau bertanya, mendapat alokasi waktu maksimum 3 (tiga)  menit.

3. Pertanyaan atau tanggapan disampaikan secara ringkas dan jelas.

4. Peserta yang memiliki pengetahuan / pemikiran solusional atas suatu soalan yang sedang didiskusikan, dapat menyampaikan pendapatnya dengan alokasi waktu yang disesuaikan, karena diskusi ini bercorak “dari, oleh dan untuk peserta diskusi”, dengan tetap memperhatikan waktu dalam keseluruhan diskusi.

5. Tidak diperlukan teriakan yel-yel atau sejenisnya, karena ini diskusi, bukan kampanye.

6. Tidak diperkenankan membawa, dan atau menunjukkan atribut ormas dan atau partai politik, karena ini diskusi, yang mengedepankan inti pemikiran, bukan atribut.

 

 

Ketentuan Tatatertib ini muncul karena kebutuhan forum.. Menyebal dari tatatertib ini berarti melawan forum.. hehe… Pemandu diskusi, hanya melaksanakan amanat forum…  Maka… tahu sendiri laah…. 😀