Profil

Wawan E. Kuswandoro

“WK”

Pengajar pada Program Studi Ilmu Politik, FISIP, Universitas Brawijaya

S3 pada program studi Ilmu Sosial FISIP Universitas Airlangga (2021), minat kajian politik, dengan disertasi berjudul “Perspektif Institusionalisme Diskursif pada Pengorganisasian Partai Politik: Studi Diskursus pada Partai NasDem”.

S2 pada program Ilmu-Ilmu Sosial di Universitas Airlangga (2007), minat kajian politik, dengan tesis “Konflik Lokal dan Pelembagaan Pemilu: Studi Kasus Kegagalan Pemilukada Kabupaten Sampang Tahun 2006”.

Sedangkan pendidikan S1 diselesaikan di FISIP Universitas Jember, program studi Hubungan Internasional (1994), dengan skripsi “Arti Penting GATT (Putaran Uruguay) Bagi Indonesia”

Di luar urusan kampus….

Ketua Umum Pengurus Kota Muaythai Indonesia Probolinggo (2021)

Pendiri forum diskusi publik “Wacana Kita” dan Sekolah Politik “Wacana Kita” (2017)

Deklarator South East Asia Academic Mobility (SEAAM): forum kerjasama akademisi Indonesia – Malaysia (2016)

Ketua / Komisioner KPU Kota Probolinggo (2003-2009)

Ketua Dewan Pendidikan Kota Probolinggo (2005-2011)

Ketua Forum Dewan Pendidikan se-Wilayah Tapal Kuda Jawa Timur (2005-2011)

Deklarator Aliansi Pendidikan Alternatif (APA) Jawa Timur bersama Prof. Dr. Daniel M. Rosyid (Inisiator APA), Munif Chatib (Pendiri “Sekolahnya Manusia”) dan Anita Lie, Ed.D (EduBusiness Consultant) – 2005

Dan pernah aktif di beberapa LSM/ NGO, antara lain FPA Probolinggo, bermitra dengan LPA Jatim dan UNICEF (2000 – 2004); Institute for Social Education & Cultural Studies Jatim (2007)

Juga, Yayasan Wahana (pendiri, 2001), bermitra dengan Urban Management Advisor – Breakthrough Urban Initiatives for Local Development (BUILD) UNDP/ UNCHS, untuk program good governance (2001-2002) pilot project pertama di Indonesia (2000 – 2002).

 Pernah menjadi Ketua Forum Komunikasi Partai Politik Kota Probolinggo (1999 – 2001), walaupun partai yang diketuainya ndak dapat kursi blass…. wkwkwk….. 😀 Ndak pa-pa.. buat belajar.. wkwk… Partai politik yang dipimpinnya tidak populer, “melawan arus”.. Ia “ngopeni” partai peninggalan keluarga sejak ia keluar dari partai politik Islam di masa orba (PPP) pada 1997 setelah gagal meraih kursi DPRD pada pemilu 1997. Ia kemudian bergabung dengan partai yang didirikan H.O.S Tjokroaminoto yang ber-reinkarnasi pada pemilu 1999 (PSII) sebagai ketua cabang PSII Kota Probolinggo. Sebelumnya ia adalah ketua ormas Syarikat Islam DPC Kotamadya Probolinggo. Syarikat Islam adalah organisasi keislaman kaum pedagang, yang didirikan oleh HOS. Tjokoaminoto.

Meskipun berpengalaman gagal dalam kontestasi pemilu, WK tetap bahagia dan tetap ber-wkwkwk.. 😀 karena di dalam pengalamannya itulah terdapat pelajaran berharga… 😀 yakni pelajaran survivalitas partai politik, yang ternyata di kemudian hari menginspirasi keminatannya, dan pelajaran survivalitas diri, yang didapatkan dari para seniornya di Syarikat Islam yang darinya ia banyak belajar tentang makna beragama dan berpolitik. Trilogi Tjokroaminoto, tertulis di skripsi (1994), tesis (2007) dan disertasinya (2021): “Sebersih-bersih tauhid, setinggi-tinggi ilmu pengetahuan, sepandai-pandai siyasah“Terimakasih kepada keluarga besar Tjokroaminoto di Matraman”.

Semua peristiwa dan pengalaman itu baik, untuk pembelajaran” (WK)

Kemudian, ia tidak melibatkan diri secara praktis sebagai pengurus partai politik apapun sejak 2001 dan memilih menjadi pekerja demokrasi melalui KPU di kota yang sama sejak 2003 sebagai ketua dan komisioner hingga 2009 (non parpol, non-partisan, netral tralll…. wkwkwk…. 🙂

Publikasi antara lain, yang sudah terlanjur disusun dan terbit:

Anti Klimaks Politisasi Demokrasi Lokal (buku, 2008), Demokrasi Lokal: Belajar Dari 72,6% Suara Kemenangan Pilwali Kota Probolinggo 2008 (buku, 2009), Modal Sosial dan Urban Policy (buku, 2010), “Reformasi Birokrasi Pendidikan: Akuntabilitas Demokratik Perspektif Politik”; Jurnal Jejaring Administrasi Publik, FISIP, Departemen Administrasi FISIP, Universitas Airlangga Surabaya (2010), Dilema Politik Anggaran Pro-Poor di Daerah, Analisis CSIS (2011),

Educating ASEAN Integrity (chapter contributor, Integrity Action, 2013), Percikan Pemikiran Tata Kelola dan Pembangunan Desa (kontributor bab, CSWS Unair, 2016).

Di FISIP UB, ia pernah mengemban tugas sebagai ketua Laboratorium Ilmu Politik dan Rekayasa Kebijakan (LaPoRa) dan ketua Badan Pertimbangan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (BP3M) FISIP UB.

Bersama para edukator beberapa perguruan tinggi Indonesia mendeklarasikan South East Asia Academic Mobility (SEAAM) kerjasama antar perguruan tinggi di Indonesia dan Malaysia (2016).

Menggawangi Jaringan Survey Independen (JSI) menyelenggarakan survey pilkada dan pemilu legislatif.

www.wkwk.lecture.ub.ac.id

www.wkuswandoro.wordpress.com

www.PersonalDiscourse.com

www.MiracleWays.com

www.wahana.org

Muaythai Indonesia Kota Probolinggo

WA: 08123476361

Leave a Comment

CAPTCHA Image

*